Thursday, August 21, 2014

THE GREAT EXPEDITION OF AN-NAJM

AN-NAJM EXPEDITION !!!

Lelakijelata.blogspot.co.id – Assalamualaikum Warahmatullah, Salam Kobam!!, Piye kabare masbro dan masleds? Moga diberikan oleh Allah nikmat sehat selalu ya, dilimpahkan banyak rezeki dan istri #ehh. Okee kali ini gue mau cerita tentang The Great Expedition Of An-Najm, agak lebai judulnya yak hehe tapi memang benar bahwa ini merupakan ekspedisi terbesar An-Najm yang terjauh dalam menjaulahi saudaranya se-An Najm juga. Sebelumnya saya beberkan dahulu sejarah singkat An-Najm sebelum bisa berekspedisi saat ini.

An-Najm menurut bahasa adalah Bintang, dan menurut Istilah adalah Perkumpulan Bintang-bintang yang dibentuk pada tahun angkatan 2010 yang dipimpin oleh Anas (Ketua Forkat An-Najm) dan Syaiful Manan (Ketua LDK UIN Syahid angkatan An-Najm) dibawah Lembaga Dakwah Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Well, udah gtu aja sedikit info tentang An-Najm secara singkat. Oke deh lanjuttt, nah saat ini karena angkatan An-Najm 2010 sudah tidak memiliki amanah lagi di LDK karena amanah udah kadaluawarsa alias selesai, otomatis kita yang satu angkatan dalam angkatan An-Najm ini sudah pencar kemana tau, nahh yang satu ada yang sibuk ngerjain skripsi, yang satu ada yang sibuk kerja, yang satu lagi ada yang nikah!! #eehhhh , Nah maka dari itu, tentunya fokus An-Najm saat ini adalah bagaimana menjaga ukhuwah itu. Dimulai dari adanya Grup What’s Up, Buka Bersama (Bukber), sampai Jaulah kerumah saudaranya.

Nah hampir beberapa rumah dari temen2 An-Najm sudah dijaulahi yang rumahnya deket-deket aja hehe dan 2 minggu sebelum kemerdekaan tanggal 17 Agustus 2014, Fajrul Syam Arzani dengan berani dan bertenaga setelah minum Proman, melemparkan isu jaulah terjauh kerumah Upik. Sebelumnya gue jelasin, Upik Yanwaria Sayyidah (PAI 2010) merupakan anggota Syiar yang sama dengan saya saat mengamanahi di LDK pada angkatan An-Najm. Fajrul selaku kordinator lapangan menjelaskan skema jaulah rumah Upik di Malimping, mengajak sekalian liat pantai sawarna bagaimana. Nah beberapa orang menolak dengan alasan “Rumah upik jauh men di Malimping!!”. Pembicaraan tersebut semakin hangat ketika setelah pernikahan Ka Bibah Faza (F.Psi 2009), beberapa temen An-Najm langsung jaulah kerumah Rizky Fauziah (Sastra Arab 2010) pada tanggal 10 Agustus 2014. Disana kami membicarakan apakah rencana kerumah Upik bisa terealisasi kemudian dijarkom ke seluruh anak An-Najm. alhamdulillah setelah beberapa yang konfirm dan menandatangani nota kesepahaman, akhirnya terpilihlah 8 Orang yang ikut jaulah kerumah Upik. Dan alhamdulillah Tuan rumah mengizinkan kami menjaulahi rumahnya. 

Berikut peserta The Greatest Touring An-Najm (tanpa dipungut biaya, bayar bensin ndewe hehe)

1). Fajrul Syam Arzani (FEB/Ilmu Ekonomi)
2) Ardy Wahyudi (FITK/Pend. IPS)
3) Muhammad Faisal Aulia (FEB/Akuntansi)
4) Muhammad Syibromalisi (FEB/Ilmu Ekonomi)
5) Rizky Fauziah (FAH/Sastra Arab)
6) Dyah Sukowati (FITK/Pend. IPA)
7) Alfiyah Nur Azizah (FITK/PGMI)
8) Ida Ayu Calvandis (FEB/Ilmu Ekonomi)

Untuk Ikhwan ngumpul di Kostnya Husnul Mubarak (FST-Matematika) di Legoso (Syukron buat akh Husnul yang menyediakan tempat bermalam sebelum berangkat hehe) , dan untuk akhwat ngumpulnya di Kost Zia. Kami sepakat untuk kumpul berangkat jam 4 Pagi kumpul di Mcd Ciputat dan sholat shubuh dilakukan saat sampai di SPBU Bogor Jam 5.10. Dengan nama Allah kami briefieng sebelum perjalanan, dengan menjelaskan etika dan aturan saat perjalanan, dan kecepatan mengendara disepakati tidak boleh lebih dari 70 KM/Jam (padahal aslinya pernah ampe 90 KM/Jam). Dengan ridho izin kedua orang tua kita semua dan tentunya doa kepada Allah, kami berangkat pada tanggal 16 Agustus, jam 4 pagi, Dengan formasi Touring, Ikhwan gonceng ikhwan dan akhwat gonceng akhwat.

Persiapan berangkat Jam 4 Pagi


Yess!! Akhirnya kita berangkat!! Go!!

Trek Pertama: Ciputat-Ciawi

Trek yang kita lalui alhamdulillah tidak ada kendala yang berarti, pada saat itu kami Cuma berhenti dua kali, yang pertama berhenti karena Sholat Shubuh di Bogor jam 05.10, dan berhenti lagi di ciawi kearah sukabumi untuk makan sarapan pagi sekitar jam 07.20, umumnya lebih memilih Bubur Ayam :D Trek pertama ini mencapai 48 KM (Hasil pengamatan langsung di Fitur Speedometer Yamaha New Vixion yaitu Trip Pencatat Jarak tempuh)

Trek Kedua: Cikidang – Pelabuhan Ratu

Ini dia trek yang menantang adrenalin yang pertama kita hadapin, Pada saat tersebut kami mencicipi The Little Moto GP Trek, jelas masbro wong disana kita ngelalui naik turun bukit, trek ini merupakan jalan pintas menuju pelabuhan ratu, so jelas kalau trek ini merupakan trek yang ngebelah bukit. Edian!!

Disana subhanallah pemandangannya Indah tenan rek, keliatan Gunung Salak yang guedee banget kalau dari bukit Cikidang, pantes aja pesawat bisa nabrak nyungsep di Gunung Salak, wong gunung si pabrik Aqua tersebut lebar dan panjang bener. aduh memang kecil kita sebagai manusia, ga ada yang musti disombongkan depan Allah!!  #Tafakkur

Ada hal yang menarik dalam trek ini, yaitu saat dijalan kita dihadang oleh anak-anak muda yang tiba-tiba memberhentikan kendaraan kita kemudian mengikatkan bendera bendera merah putih tersebut pada tiang spion kita dengan menagih uang Rp 10.000. Wassyyeemmm ini pemalakan versi nasionalisme yang memang hari menjelang kemerdekaan, tapi kan itu juga duit men hhuhu lumayan buat bensin. Tapi yang lucunya si Ardi pake nawar segala, “Bang, goceng aja bisa ga?” akhirnya si abang tetap ngotot nagih Rp 10.000 ke Ardi dan malah dikasih dua bendera hehe orang mau malak malah ditawar, kocakkk. Walau ardi nawarnya gagal, tapi lumayanlah dapet bendera merah putih ukuran mini dua lagi :D

Okeh, jarak yang ditempuh ditrek ini dicapai 62 KM, dan sampailah kita di Pelabuhan Ratu. Hore!! Welcome to Pantai Ratu Nyi roro kidul ngoahaha Lumayan adrenalin agak berhenti setelah liat pemandangan di Pelabuhan Ratu. Edian ternyata makhluk disini banyak juga ya, agak panas juga hehe. Uniknya adalah Pelabuhan Ratu merupakan sebuah kota yang dimana luas daratan rendah lebih sedikit dibanding daratan tingginya, alias daerah pegunungan yang langsung menjorok ke Laut.


Istirahat Dulu :D

Puncak tertinggi di Pelabuhan Ratu

Subhanallah Keren banget!! Foto Asli Jepretan Kamera Ardi. Nice Job!!

Trek Ketiga : Pelabuhan Ratu – Pantai Sawarna

Jika Cikidang merupakan trek adrenalin, makan Trek Pelabuhan Ratu – Sawarna merupakn trek Ter-Hot yang pernah ada. Tobat tenan masbro, kita berangkat naik maupun pulang pas turun bikin mata melotot dan jari-jari ga ada waktu buat istrirahat, ehhh!! Istirahat. Disana kami mengendarai motorpun rata2 dengan kecepatan 60-70 Km/Jam, untuk trek semacam berkelok sperti ini, merupakan kecepatan yang menggencrot adrenalin. Yang gue heran adalah akhwatnya mampu menyeimbangi akselarasi motor ikhwan dan handlingnya, bukan main ternyata akhwat an-Najm tangguh juga, mungkin abis minum Kuku Bima Energi dan Mastin Good !!

Horeee sampailah kita di pantai sawarna jam 13.43 siang, disana kita ngeliat betapa indahnya sawarna. Speedometer mencatat kita melalui 56 KM. Segala kecapean kami terbayar lunas saat ngeliat indahnya sawarna, subhanallah maha Suci Allah yang ciptain alam raya ini #Tafakkur

Trek Keempat : Sawarna – Malimping (Rumah Upik)

Ini trek yang cukup soft dan ga naik turun, lebih lurus dan lempeng, tapi edian sob!! saya yang didepan memimpin formasi udah ngebut peraasaan kaga nyampe2 rumah upik -_- . Disini pemandangan ga kalah abis sama trek sebelumnya, trek yang kita lalui lewati pinggiran pantai ujung selatan banten, so pemandangan laut yang terhampar menjadi penghibur ditengah kelelahan kita. Trek ini mendapat porsi di speedometer sebesar 66 KM. Total perjalanan kami tercatat selama 232 KM dari Ciputat menuju rumah upik :D berikut penampakan speedometernya

232,8 KM Ciputat-Malimping. Edian!!

Ramah Tamah dirumah Keluarga Upik, Terima kasih banyak buat keluarga Upik :D

Well!!! Alhamdulillah kita tiba dirumah Upik dengan selamat :D. Kemudian kami melakukan ramah tamah pembukaan jaulah serta perkenalan diri kepada keluarga Upik. Upik menyambut kami dengan gembira dan mengatakan “Anggaplah rumah sendiri”. Kita bablas makanan khas malimping yang disediakan oleh keluarga upik ampe Kobam (Mabok) maklum dijalanan Cuma dua hal yang dipikirin, laper dan ngantuk, jadi setelah kenyang tidur deh. Salam gemukkk. 

Setelah itu, kami diajak upik untuk melihat Pantai Bagedeur yang tepat 2 KM dibelakang rumah upik. Ediannn!! Pantainya masbrooo puanjangg bener,  dan pasirnya bersih banget, haduh sangking indahnya ampe susah diungkapin. Pemandangan ini menjadi momen kita bersama dengan Upik untuk diabadikan dalam foto, Ya bisa dikatakan narsis dikit hehe wong pemandangannya masbro sampai motor kita dengan leluasa menjajah pasir pantai yang panjang bener. Tau dah itu pantai panjangnya berapa KM. Tobat tenan rek!!


Pantai Bagedeur, Malimping

An-Najm on sand

Lagi pada main Pasir di Pantai Amberegul, ehhh Pantai Bagedeur

Pantai Bagedeur, Motor boleh ngetrek sebebas-bebasnya :D

Ceritanya lagi balapan liar di Pantai Bagedeur haha :D

Jamu Gendong!!

Fajrul Said, "Aku hamil 11 bulan mamah!!!"
Imal answer, "Ih cucu mama pasti guanteng!!"

Film An-Najm, Saksikan di Bioskop Terjauh di Kota Anda!!

Selepas pulang dari Pantai Badegeur, Treknya susah berpasir banget!!

Sehabis dari Pantai Bagedeur, kami kembali pulang kerumah upik dan diajak makan ikan bakar. Ediaaan!! (udah berapa kali bilang edian ya?) makanan joozz iki, dengan lahap kita makan sampe tulang2 ikan pun dimakan. Bahkan saya sendiri mpe nambah, lezat banget :D


Super Lezat, mau nyicip? Yuk Jaulah Part 2 Rumah Upik

Walah ternyata blum sampai disitu, kesenangan kami disini kembali diajak oleh keluarga Upik untuk melihat Sunset di Pantai Pasir Putih, Malimping Dan akhirnya kami tibalah disana, wezz edian lagi masbro, karangnya itu cakep banget, tertata rapi plus dengan efek sunsetnya, jadi merasa disurga. What the Amberegul !! :D. Disini kita abadikan foto bareng dengan keluarga Upik. Oke deh time to pulang kerumah upik, dan kami memutuskan menginap dirumah upik malamnya. Saat malam kita membicarakan obrolan terhangat khususnya tentang ukhuwah. Oke time to sleep zzzz......

Pagi jam 5.00, Senin tanggal 18 Agustus 2014, Sebelum berangkat pulang, kami disediakan nasi Goreng buatan Ayah Upik, Weenak tenan masbro nasi goreng buatan Ayah Upik, sampe pada nambah, syukron buanget buat ayah upik :D Well, kami akan berangkat pulang dari rumah Upik menuju ke Jakarta. Kami pamit dan mohon maaf jika selama kita bertamu disini  suka ngerepotin pihak keluarga Upik dan amat berterima kasih kepada Upik dan keluarga upik yang menyediakan tempat dan makanan buat kami. Kami sangat senang dan bener2 menjadikan momen ini yang tidak terlupakan delapan orang yang berangkat kerumah Upik sejauh pergi pulang 534 KM. Banyak kenangan manis selama perjalanan, capek, laper, ngantuk, lelah, ketawa, sedih menjadikan kita benar2 menjadi lebih peduli. Seandainya diberi emas pun, nilai persaudaraan kita tidak ada habisnya. Dan saya pribadi mohon maaf selama di perjalanan jika menyusahkan temen2 dan tindakan/ucapan yang salah2. Dan sejujurnya beberapa diantara mata kita sedikit berkaca-kaca sedih jika harus berpisah dengan perjalanan ini, semoga perjalanan ini bukan akhir dari segalanya tapi menjadi awal untuk memperat persaudaraan kita untuk selamanya....




Sampai Jumpa Malimping

Best Regards to :
1). Keluarga Upik
2). Temen2 An-Najm Touring Team
3). Temen2 An-Najm yang turut mendoakan perjalanan kami

Kalimat Penutup....

“Ya Allah hadirkanlah kerihabaan hati kami pada cinta kepada-Mu, dan eratkanlah persaudaraan kami sampai kami meninggalkan dunia ini.....”

Wassalamualaikum Warahmatullah

-------------

Written By : Muhammad Faisal Aulia
Contact : faisaulia@gmail.com

No comments:

Post a Comment